Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

Ketua Umum Dan Pelaksana Tugas Harian, Ikatan Mahasiswa Dawan R, (IMADAR) Kefamenanu, Periode 2021/2022, Resmi Dikukuhkan Oleh Wakil Bupati Malaka

  Ketua Umum Dan Pelaksana Tugas Harian, Ikatan Mahasiswa Dawan R, (IMADAR)  Kefamenanu, Periode 2021/2022 , Resmi Dikukuhkan Oleh Wakil Bupati Malaka. Sabtu, 16/10/2021, Kegiatan pelantikan ketua umum dan pelaksana tugas harian IMADAR (Ikatan Mahasiswa Dawan R) resmi dibuka dengan tarian bidu khas malaka, yang berlangsung di Gedung Golkar Kefamenanu. Turut hadir dalam rangka Kegiatan pelantikan Ketua umum dan pelaksana tugas harian Ikatan Mahasiswa Dawan R, Wakil bupati Malaka, Louise Lucky Taolin S.Sos sebagai Pelindung IMADAR, para senior IMADAR (FORSA IMADAR), Fredy Seran, Sebagai Anggota DPRD Kabupaten Malaka, dan  juga organisasi-organisasi yang tergabung dalam naungan cipayung, dan beberapa organisasi lokal lainnya, yang berada di TTU. Sebagai pembuka Ketua Umum terpilih Anastasia Maria Ikun, dalam sekapur sirih-nya, mengungkapkan sebuah makna yang sangat mendalam, yaitu "sentuhlah hati orang lain sebelum menyuruh mereka melakukan sesuatu". Yang artinya bahwa ...

Tentang Rindu Dan Air Mata

Tentang Rindu Dan Air Mata Ada sebuah alasan mengapa sungguh sangat menyakitkan jika berpisah dengan seseorang yang sangat kita sayangi. Mengapa rindu dan air mata tak bisa dipisahkan, Karna Jiwa kita saling terhubung. Rindu yang sebenarnya adalah bagian dari mencintai, dan tak bisa terpisahkan dengan air mata. Kenangan tentangmu Seperti rumah bagi kami. Setiap kali pikiran ini mengembara kami selalu ingin bertemu dan berjumpa walau hanya dalam mimpi. Dan kami tak bisa mengerti, karena yang paling menyakitkan adalah merindukan dikau yang telah berpulang ke pangkuan Illahi. Ketika rindu ini tiba, diri ini tak mampu membendung air mata yang hendak mengalir deras ke pipi tanpa diundang dan tidak mau berhenti. Rindu selalu ingin buat menangis. dan kita memang tak bisa menepisnya. Menahan rindu sangatlah perih. Sehingga, ketika rasa rindu ini tiba, rindu ini selalu membantah didalam hati, dan disaat itu juga diri ini tak mampu membendung air mata yang kian berambai-ambai. Penulis/Editor :...

Antara Ada dan Tiada

 Antara Ada dan Tiada Hidup ini adalah sebuah misteri yang tak bisa terpecahkan. Hidup bagaikan sandiwara, yang mengandung makna dan arti dibaliknya, baik suka maupun duka. Namun seperti apa kita memerankannya, rupanya sudah tertulis jelas dalam sebuah skenario kehidupan, tergantung diri kita sendiri yang merasakan dan menjalaninya. Sepertinya hati merasakan saat ini, rasa cinta yang berujung rindu yang tak berkesudahan. Rasa benci Ataupun perasaan lainnya, yang sebenarnya belum sanggup untuk melepaskan atau merelakan Nya, Namun sepertinya kita tidak menyadari akan skenario cerita kehidupan ini.  Hari-hari sebelumnya mungkin kita menjalani hidup dengan canda tawa, dalam keadaan susah maupun senang, dalam kondisi suka maupun duka, Namun rasanya hati tak Sudi bila merefresh atau mengingat kembali semua kenyataan ini. Hari yang sakit, "Jumat" yang sangat menyayat hati. Bagaikan Petir di siang bolong. Bagaimana tidak, Kemarin rupanya masih ada, Namun sekarang tiada telah ber...

Senja Kelabu

  Senja Kelabu Disudut Kota aku termenung Bagaimana nasib jantung hatiku Deru debu kian menjajah Sampah dan limbah makin diagungkan Bagaimana nasib jantung hatiku Tandus dan merana kian menerpa Kering, gersang tak berkehidupan Lenyap Cinta dibawa pergi Oleh sang Surya pada zaman Bagaimana nasib jantung hatiku Penantian akan janji tak pernah henti Rindu yang tak berujung Penantian yang tak pernah sampai, Jantung hatiku bersedih, Jantung hatiku merana, Jantung hatiku terluka, Jantung hatiku berduka, Kala ku merenung di senja Kelabu, Akan janji manisnya para penguasa Penulis : Ita Asa, Editor : Dius Tefa

Wahai para generasi Milenial Jangan hanya kritik untuk membungkam rezim, tetapi perlu di ingat apa yang sudah kamu buat.

Wahai para generasi Milenial Jangan hanya kritik untuk membungkam rezim, tetapi perlu di ingat apa yang sudah kamu buat. Pada era globalisasi saat ini, tidaklah mudah untuk mendobrak rezim saat ini. Otoriter kian merajalela, dan masyarakat kecil pun dibungkam dengan segala bentuk aturan yg membuat tak berkutik. Seakan hukum menjadi momok yang menakutkan untuk teggakkan. Kaum kapitalisme semakin tak terbendung, dengan seribu satu caranya untuk menghipnotis pikiran rakyatnya agar diam seribu bahasa. Mau sampai kapankah kebiasaan dan tingkah laku ini dirubah. Lantas siapakah yang harus berdiri kokoh dan bertahan dgn paham demokrasi yang kita anut saat ini. Ya sekarang eranya kaum milenial. Pemuda Milenial rupanya sosok yang tepat untuk mendobrak ketidakadilan ini. Rupanya sila kelima Pancasila yaitu keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia belum begitu muncul disetiap penjuru negeri. Namun ada satu hal yang perlu di garis bawahi bahwa, rupanya kritikan saja tidaklah cukup. Ada segelintir or...

Dengarlah Wahai Penguasa

  "TERLALU PAHIT UNTUK DILUPAKAN, TERLALU SEDIH DIKENANGKAN". Ya ungkapan ini pantas disematkan untuk para diktator maupun otoriter saat ini. Sesungguhnya Ini kurang pantas untuk diucap, dan amatlah sakit  ditelinga, kala di dengar. Namun ini merupakan julukan yang di pantas kepada mereka. Bagaimana tidak, Sebelum menuju singgasana dan kursi empuk, mereka selalu menghalalkan segala cara untuk untuk memuluskan jalan mencapai tujuan yang mereka angankan. Ya, masyarakat kecil dimadu, dengan retorika licik yang penuh dengan tipu muslihat, berkoar-koar untuk menumpaskan para diktator, yang tidak pro rakyat, berjanji akan menumpaskan para tikus berdasi, tetapi realitanya sangat berbanding terbalik dengan apa yang terjadi saat ini. Setelah mendapatkan tujuan, mereka seolah-olah menjadi orang bisu dan tuli. Bisu seakan-akan mereka tidak pernah mengucapkan janji manisnya, dan seolah menjadi orang tuli yang tidak pernah mendengar aspirasi dari masyarakat kecil, saat sekarang. Masa seka...

Pesona bukit ninu As Manulea

Bukit Ninu As Manulea Satu lagi dari Manlea, Pesona Alam Manlea yang tiada duanya. Bukit Ninu, terletak di Desa As Manulea, Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Malaka. Bukit yang dikelilingi hamparan Savana yang  Sangat elok dipandang, dan memanjakan mata. Bukit ini  Juga tidak kalah indah dengan bukit-bukit yang terkenal di NTT, dan di luar negeri.  Suasananya yang asri dengan udara yang sejuk membuat pikiran dan hati kembali segar. Panorama alamnya pun bikin sulit untuk berpaling. Ayo... Tunggu apa lagi silahkan berkunjung kesini dan nikmati pesonanya. #PesonaIndonesia #WonderfulIndonesia #WisataMalaka #PesonaAlamManlea #DesaAsManulea #PemudaPelajarManlea #ManleaFC #ManleaOfficial Penulis/Editor : Dius Tefa